Buah cempedak adalah salah satu jenis buah yang tidak asing di telinga kita. Buah cempedak dapat ditemui di sekeliling kita karena tambuhan cempedak tumbuh subur di daerah dengan curah hujan yang cukup tinggi yaitu daerah tropis. Buah cempedak memiliki banyak kegunaan bagi manusia, baik kulit, daging, dan juga bijinya. Biasanya cempedak dijadikan sayur atau digoreng untuk dijadikan cemilan dan lauk.Tak banyak orang yang tahu bahwa biji cempedak memiliki nilai guna lain yang lumayan tinggi. Biji cempedak ternyata dapat diolah menjadi tepung. Tak kalah dari segi gizi maupun kualitas jika dibandingkan tepung gandum yang sering kita gunakan. Hal ini dapat kita buktikan dengan melihat Data Perbandingan Komposisi Gizi Biji Cempedak dan Gandum di bawah ini (sumber dari Drake, D.L., S.E. Gebhardt, R.H. Matthews, Composition of Foods: Cereal Grains and Pasta, 1989, United States Department of Agriculture serta Departemen Kesehatan RI.)
Komponen Gizi
|
Biji Cempedak
|
Gandum
|
Energi (kkal)
|
165
|
-
|
Protein (g)
|
4,2
|
10,3
|
Lemak (g)
|
0,1
|
1,54
|
Karbohidrat (g)
|
36,7
|
8,03
|
Kalsium (mg)
|
33
|
36
|
Fosfor (mg)
|
200
|
-
|
Besi (mg)
|
1
|
3,1
|
Air (g)
|
57,7
|
9,5
|
Pengolahan tepung biji cempedak terbilang cukup mudah. bahan-bahan yang diperlukan pun juga sederhana. Semua kalangan bisa membuatnya. Berikut cara pengolahan tepung biji cempedak.
Untuk mendapatan ampas yang
kering sempurna, masukkan hasil ini ke dalam oven, dengan waktu pemanasan ±10
menit untuk biji sebanyak 200gram dengan suhu sedang. Perlu diperhatikan bahwa pemanasan di dalam oven
hanya untuk mengurangi jumlah kandungan air dalam ampas tadi, agar
tepung dapat bertahan lebih lama dengan kualitas yang lebih baik. Untuk itu,
waktu pemanasan dengan oven harus diperhatikan, agar kandungan air pada tepung
nanti tetap seimbang. Haluskan
tepung yang telah kering dengan alat penghalus (blender).
Tahap Pembuatan Tepung Biji Cempedak
Untuk membuat tepung biji cempedak ada enam tahap yang perlu dilakukan yaitu tahap pemilihan biji cempedak yang baik, pengukusan, pengupasan,
pemarutan dan perendaman, serta pengeringan.
Pemilihan Biji cempedak yang
baik
Biji cempedak yang akan dibuat tepung
dipilih yang masih baru dan tua. Yang masih baru belum ada yang bau maupun
busuk. Biji cempedak yang
dipilih yang utuh, tidak tergores ataupun teriris, jadi biji cempedak yang putih jika dikupas tidak kehitam-hitaman.
Pengukusan
Pengukusan ini berfungsi untuk menghilangkan
bau langu pada biji cempedak. Proses
pengukusan ini dilakukan selama ± 60 Menit. Pengukusan ini untuk memudahkan pengupasan
kulit keras maupun kulit ari biji cempedak.
Pengupasan
Tahap ini dilakukan untuk menghilangkan kulit
keras maupun kulit arinya yang berwama kecokelatan karena kulit ini tidak digunakan. Untuk memudahkan pengupasan digores dulu
dengan pisau kemudian dilepaskan kulit kerasnya dan kulit arinya,
sehingga biji cempedak berwarna putih.
Pemarutan dan Perendaman
Setelah biji yang telah
dikupas direndam beberapa saat, pemarutan biji sampai halus diperlukan untuk
mendapatkan tekstur tepung yang lembut. Alat pemarut dengan gerigi rapat akan
menghasilkan tepung dengan tekstur yang lebih baik.
Rendam hasil parutan tadi
dengan air. Peningkatan kualitas tepung
dapat dilakukan dengan merendamnya dengan asam klorida, sehingga pati strukturnya lebih renggang. Hal tersebut menyebabkan
tepung akan lebih mudah dicampur dalam proses mencampur adonan dan
mempercepat proses penguapan air pada saat dipanggang. Kue yang dihasilkan akan
menjadi lebih padat, kering, dan gurih. Peras parutan, sehingga yang tersisa
adalah ampas dari parutan tadi.
Pengeringan dan
Penghalusan
Untuk mendapatan ampas yang
kering sempurna, masukkan hasil ini ke dalam oven, dengan waktu pemanasan ±10
menit untuk biji sebanyak 200gram dengan suhu sedang. Perlu diperhatikan bahwa pemanasan di dalam oven
hanya untuk mengurangi jumlah kandungan air dalam ampas tadi, agar
tepung dapat bertahan lebih lama dengan kualitas yang lebih baik. Untuk itu,
waktu pemanasan dengan oven harus diperhatikan, agar kandungan air pada tepung
nanti tetap seimbang. Haluskan
tepung yang telah kering dengan alat penghalus (blender). 



